Mengenal Bahan Dasar Baking (bagian 1)

gambar: pinterest.com

Baking atau memanggang adalah proses mematangkan makanan dengan menggunakan uap panas dari dalam oven tanpa tambahan minyak atau air. Jenis makanan yang dipanggang kebanyakan adalah cookies dan cake. Oleh sebab itulah, kata baking lama-lama mengalami pengerucutan makna. Saat ini, orang-orang lebih mengenal baking sebagai proses pembuatan cake dan cookies, meskipun sebenarnya banyak masakan lain yang juga dimatangkan dengan cara dipanggang dalam oven.

Mengikuti pemahaman baking yang terjadi saat ini, maka kata baking yang akan kita bahas disini merujuk pada proses pembuatan cake dan cookies ya. Baking atau proses pembuatan cake dan cookies berbeda dengan proses pembuatan masakan (cooking) yang menggunakan aneka macam bahan dan bumbu-bumbu. Baking selalu menggunakan bahan-bahan standar dan beberapa bahan tambahan. Berikut bahan-bahan dasar yang digunakan dalam baking:

1. Tepung Terigu

Tepung terigu adalah tepung yang terbuat dari gandum. Terigu merupakan bahan utama dalam pembuatan cake, cookies, dan roti. Berdasarkan kandungan proteinnya, tepung terigu dibagi menjadi 3 jenis:

  • Tepung terigu protein rendah (merk Kunci Biru atau Zircon) digunakan untuk membuat cookies karena menghasilkan tekstur yang renyah dan rapuh.
  • Tepung terigu protein sedang (merk Segitiga Biru atau Jade) digunakan untuk membuat cake dan bolu karena menghasilkan tekstur yang empuk dan tidak elastis.
  • Tepung terigu protein tinggi (merk Cakra Kembar atau Kerang) digunakan untuk membuat roti, donat, dan pastry karena menghasilkan tekstur yang empuk dan elastis.

2. Tepung Maizena

Tepung maizena adalah tepung yang terbuat dari pati jagung. Tepung maizena berfungsi sebagai pelembut dan perenyah sehingga sering digunakan dalam pembuatan cake dan cookies. Penggunaan tepung maizena biasanya hanya 10% dari penggunaan tepung terigu.

3. Telur

Telur yang digunakan untuk membuat kue adalah telur ayam negeri yang masih segar dan berada pada suhu ruang. Apabila telur disimpan di dalam kulkas, maka keluarkan dan diamkan telur hingga mencapai suhu ruang, setelah itu telur baru bisa digunakan. Agar takaran sesuai dengan resep, sebaiknya gunakan telur yang berukuran sedang dengan berat bersih tanpa cangkang sekitar 50gram (30 gram putih dan 20gram kuning). Fungsi telur dalam pembuatan kue, yaitu mengikat adonan dan memberi tekstur yang padat pada makanan, serta menghasilkan tekstur yang lembab, lembut, dan mengembang.

4. Lemak

Jenis lemak yang umum digunakan dalam baking yaitu mentega, margarin, dan minyak. Mentega adalah lemak yang terbuat dari susu, sedangkan margarin adalah lemak yang terbuat dari lemak nabati. Mentega berwarna kuning pucat dan bertekstur lebih lembut cenderung cair (misal merk wysman, anchor, orchid). Berbeda dengan mentega, margarin berwarna kuning lebih terang dan bertekstur lebih padat (misal merk blueband, palmia, forvita). Mentega dan margarin dibutuhkan dalam pembuatan kue karena saat proses pengocokan adonan, lemak ini menahan gelembung udara di dalam adonan sehingga menghasilkan tekstur berpori yang lembab, gurih, dan harum.

20,950 kali dilihat, 176 kali dilihat hari ini