Jenis-jenis Tepung Terigu

tepung

Tepung terigu adalah tepung atau bubuk halus yang terbuat biji gandum. Kata ‘terigu’ berasal dari bahasa Perancis ‘trigo’ yang berarti gandum. Terigu merupakan salah satu bahan yang sangat dibutuhkan dalam pembuatan roti, cake, kue kering, dan gorengan. Intensitas penggunaan terigu yang besar membuat bahan ini menjadi salah satu bahan wajib yang ada di dapur.

Tepung terigu sangat bermanfaat bagi tubuh karena mengandung banyak nutrisi, seperti protein, karbohidrat, lemak, kalsium, fosfor, zat besi, dan lain sebagainya. Selain itu, di dalam tepung terigu juga terdapat gluten, inilah yang membedakan tepung terigu dengan tepung lainnya. Gluten adalah bentuk senyawa dalam tepung yang bersifat kenyal dan elastis. Gluten menentukan kadar protein dalam tepung. Semakin banyak gluten dalam tepung, maka semakin tinggi pula protein yang terkandung.

Berdasarkan pada kandungan tinggi-rendahnya kadar protein, tepung terigu dibagi menjadi tiga, yaitu:

  1. Tepung Terigu berprotein tinggi (12% – 14%)

Tepung terigu berprotein tinggi memiliki kadar gluten yang tinggi, sehingga tepung jenis ini bersifat sangat kenyal dan elastis. Tepung terigu berprotein tinggi sangat diperlukan dalam pembuatan roti, martabak, dan mie. Berbagai merk tepung terigu berprotein tinggi yang telah beredar di pasaran, yaitu Cakra Kembar, Kereta Kencana, dan Kerang.

 

  1. Tepung Terigu berprotein sedang (10,5% – 11,5%)

Kadar gluten dan protein tepung terigu berprotein sedang sedikit dibawah tepung terigu berprotein tinggi. Tepung terigu jenis ini sangat cocok digunakan untuk membuat cake, bolu, biskuit, donat. Berbagai merk tepung terigu berprotein sedang yang beredar di pasaran, yaitu Segitiga Biru, Jade, dan Gunung Bromo.

 

  1. Tepung Terigu berprotein rendah (8% – 9%)

Kadar gluten dan protein dalam tepung terigu jenis ini paling rendah daripada jenis tep ung terigu lainnya. Tepung terigu berprotein rendah sangat cocok digunakan untuk membuatwafer dan gorengan. Berbagai merk tepung terigu berprotein sedang yang beredar di pasaran, yaitu Kunci Biru, Zicron, dan Roda Biru.

self raising flour

Selain tiga jenis tepung terigu diatas, ada lagi jenis tepung terigu self-raising (self-raising flour) dan terigu gandum. Self-raising flour adalah jenis terigu import, yaitu tepung terigu berprotein sedang yang sudah diberi tambahan bahan pengembang sehingga cake yang dibuat dari tepung ini akan mengembang tanpa harus menambahkan bahan pengembang lagi.

 

tepung gandumSedangkan tepung terigu gandum adalah terigu yang terbuat dari gandum utuh yang kaya akan serat dan sangat sehat. Meskipun semua jenis tepung terigu terbuat dari gandum, tetapi tepung terigu gandum sangat berbeda dengan terigu yang lainnya. Terigu gandum terbuat dari bagian dalam gandum dan bagian kulit gandum sehingga bewarna kecoklatan dan teksturnya cenderung lebih kasar. Itulah sebabnya terigu gandum mengandung lebih banyak nutrisi dan serat sehingga sangat baik apabila dikonsumsi oleh orang yang sedang diet sehat.

2,799 kali dilihat, 6 kali dilihat hari ini